Cara Aman Mengatasi Mual Muntah Saat Hamil
Rasa mual bahkan sampai muntah merupakan hal yang sering dialami oleh ibu hamil terutama hamil muda, padahal ibu hamil harus cukup makan untuk kesehatannya dan janin yang dikandungnya, oleh karena itu mengatasi mual saat hamil dirasa sangat perlu dan penting sekali.
Mual muntah saat hamil dikenal dengan istilah “ morning sickness “. Berdasarkan penelitian, hal ini dialami oleh 80% ibu hamil dengan gejala yang bervariasi mulai dari yang ringan (kebanyakan ringan) yang dapat terkontrol dan hilang sendiri, namun ada juga yang berat dengan gejala muntah berlebihan, tidak mau makan sama sekali hingga ibu menjadi lemah, kondisi seperti ini disebut
hiperemesis gravidarum . Tidak seperti
morning sickness , hyperemesis gravidarum dapat membahayakan ibu dan janinnya.
Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi bahkan mengatasi mual dan muntah, namun amankah cara yang dilakukan itu? karena yang mengalami mual adalah ibu hamil, maka kita harus ekstra hati-hati jangan sampai mual muntah teratasi tapi malah ada efek buruk terhadap ibu hamil ataupun janinnya. Oleh karena itu mari kita ketahui cara aman mengatasi mual muntah saat hamil.
Untuk dapat mengatasi mual dan muntah dengan aman maka penanganan akan disesuaikan dengan tingkatan gejalanya (ringan atau berat). Dalam hal ini ada tiga kelompok pengobatan mual saat hamil yaitu: Non-farmakologi (Perubahan pola makan, terapi alami, dan herbal), Farmakologis (obat anti muntah), dan perawatan di rumah sakit. Pertama-tama kita atasi mual dengan terapi non-farmakologi kemudian menggunakan obat-obatan sesuai kebutuhan.
Terapi Non-farmokologis
Pola Makan. Ibu hamil dianjurkan makan sedikit-sedikit tapi sering, makanan ringan, dan menghindari makanan berbau tajam atau yang membuat mual. Jenis makanan padat yang dianjurkan yaitu yang kaya karbohidrat dan rendah lemak, serta tinggi protein. Makanan ringan terasa asin seperti snack dan cracker mungkin dapat membantu mengurangi mual dan ini dibolehkan. Lebih lanjut silahkan baca: Makanan sehat ibu hamil
Hindari berbaring setelah makan. Jangan berbaring setelah makan sebelum minimal 30 menit, karena posisi horisontal dapat mengganggu pencernaan dan menyebabkan mual.
Dukungan Emosional. Sebagian ibu hamil yang mengalami mual dan muntah akan merasa tak nyaman bahkan stress. Oleh karena itu untuk mengurangi mual dukungan emosional dari suami dan keluarga sangatlah penting.
Ilustrasi: dukungan emosional dari suami tercinta
Istirahat. Solusi termudah dan paling sederhana adalah istirahat. Cobalah berbaring, menutup mata, mengambil napas dalam-dalam, dan hanya beristirahatlah. Banyak wanita merasakan bahwa tidur adalah cara yang bagus untuk melarikan diri dari morning sickness.
Akupressur. Beberapa penilitian menunjukkan bahwa akupressur dapat menghilangkan mual saat hamil. Titik lokasi akupressur yang tepat yaitu daerah perikardium 6 atau titik Neiguan.
Jahe . Ini merupakan Obat mual saat hamil yang alami dan cukup populer, dapat dikonsumsi dalam bentuk wedang jahe atau sudah dikemas dalam bentuk kapsul. Penelitian menunjukkan bahwa serbuk jahe (1 gram per hari) memiliki efek mengurangi mual saat hamil yang lebih baik dibanding placebo.
Menghindari pemicu. Ternyata tidak hanya bau makanan yang dapat memicu mual. Menurut babycenter.com, “ruangan panas atau pengap, bau parfum yang menyengat, naik mobil, atau bahkan rangsangan visual tertentu, seperti lampu berkedip-kedip, mungkin juga dapat memicu rasa mual” Temukan pemicu mual yang ibu alami lalu menghindarinya.
Terapi Farmokologis
Terapi farmakologis hanya diberikan ketika cara-cara alami seperti di atas masih juga belum dapat mengatasi mual saat hamil. Terapi ini tentunya atas saran atau rekomedasi dokter.
Pyridoxine (Vitamin B6) and Doxylamine.
Pyridoxine dapat digunakan sebagai agen tunggal atau dalam bentuk kombinasi dengan doxylamine. Satu studi kecil menunjukkan bahwa vitamin B6 dalam dosis 25 mg diminum setiap delapan jam (75 mg per hari) lebih efektif daripada plasebo untuk menguragi mual dan muntah pada wanita hamil.
Antiemetik. Jika terapi yang telah dibahas sebelumnya tidak berhasil, penggunaan antiemetik sebagai obat mual muntah saat hamil dapat dipertimbangkan. Fenotiazin
proklorperazin dan klorpromazin telah terbukti menghilangkan mual dan muntah saat hamil dibandingkan dengan plasebo. Jika belum berhasil juga, beberapa dokter memberikan antiemetik lainnya, seperti trimethobenzamide atau ondansetron.
Motility Drugs. Metoclopramide memiliki efek meningkatkan tekanan pada sfingter esofagus bagian bawah, serta mempercepat transit makanan pada lambung. Oleh karena itu dapat mengurangi hiperemesis gravidarum selain itu juga sering digunakan sebagai obat muntah karena sebab yang lain.
Perawatan di Rumah Sakit
Jika ibu hamil mengalami mual muntah yang sangat berlebihan sehingga tidak dapat makan ataupun minum obat sehingga menjadi lemah, maka perawatan di rumah sakit adalah solusinya. Disana ibu akan di berikan cairan intravena (infus) untuk memasukkan cairan elektrolit, obat, vitamin dan zat makanan yang diperlukan.
Demikianlah urut-urutan cara aman mengatasi mual muntah saat hamil, semoga bermanfaat :)
Sumber: mediskus.com
Label
- home industri (20)
- Kitap Jawa (1)
- medis (11)
- memancing (32)
- otomotif (34)
- perikanan (5)
- tani / kebun (8)
- ternak (30)
- UANG ONLINE (3)
Senin, 02 Mei 2016
Cara aman mengatasi mual muntah saat hamil
Menghitung usia kehamilan
Yuk, Belajar Menghitung Usia Kehamilan
Ada banyak metode atau cara pendekatan yang digunakan untuk menghitung usia kehamilan. Ada yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah, dan ada juga yang membutuhkan bantuan dokter.
Mengetahui usia kehamilan memang penting bagi ibu hamil, salah satunya untuk memprediksi perkiraan kapan lahirnya sang buah hati (taksiran persalinan) sehingga dapat mempersiapkannya dengan matang. Selain bagi ibu hamil dan keluarganya, kemampuan menghitung usia kehamilan juga penting bagi penyedia layanan kesehatan (dokter atau bidan), karena apabila usia kehamilan sudah diketahui maka mereka dapat memilih waktu yang tepat untuk melakukan berbagai tes skrining dan pemeriksaan penting selama kehamilan, seperti pemeriksaan serum darah, penilaian kematangan janin, induksi persalinan untuk kehamilan yang lewat bulan.
Untuk menghitung usia kehamilan, terdapat 3 metode dasar yang digunakan, yaitu riwayat menstruasi (HPHT = H ari P ertama H aid
Terakhir), pemeriksaan klinis, dan ultrasonografi (USG).Metode yang dapat anda terapkan sendiri yaitu berdasarkan HPHT.
Dua metode pertama (HPHT dan pemeriksaan klinis) memiliki kesalahan yang cukup besar dalam menghitung usia kehamilan. Oleh karena itu seharusnya hanya digunakan ketika fasilitas ultrasonografi (USG) tidak tersedia atau boleh digunakan hanya sebagai taksiran kasar.
Definisi Usia Kehamilan
Sebelum membahas lebih lanjut tentang cara menghitung usia kehamilan, sebaiknya kita pelajari dulu apa itu Usia Kehamilan. Usia Kehamilan adalah panjang waktu kehamilan yang dihitung setelah hari pertama periode menstruasi terakhir (HPHT) dan biasanya dinyatakan dalam minggu dan hari. Usia kehamilan disebut juga sebagai usia gestasi (gestational age). Usia Gestasi adalah usia janin yang sesungguhnya yang mengacu pada panjang waktu kehamilan yang dihitung dari waktu pembuahan.
Menghitung Usia Kehamilan Berdasarkan Riwayat menstruasi (HPHT)
Usia kehamilan secara tradisional dapat diperkirakan dengan cara mengetahui hari pertama haid terakhir (HPHT). Estimasi ini mengasumsikan bahwa konsepsi terjadi pada hari ke 14 dari siklus menstruasi. Kekurangan pada metode ini adalah bahwa waktu ovulasi sangat bervariasi dalam kaitannya dengan siklus menstruasi, baik dari siklus ke siklus dan dari individu ke individu. Menghitung Usia Kehamilan dengan HPHT ini cenderung menghasilkan usia gestasi yang terlalu tinggi (lebih tua). Dengan tingkat kesalahan plus minus 2 minggu.
Cara Menghitung Usia Kehamilan dengan HPHT ini yaitu:
HPHT dihitung sebagai hari pertama mulai hamil, sebagai contoh: Jika sekarang tanggal 25 November 2013 dan HPHT tanggal 25 Oktober 2013, maka usia kehamilan saat ini adalah 4 minggu atau 1 bulan.
HPHT ini juga dapat digunakan untuk menghitung perkiraan hari persalinan, dikenal dengan rumus Naegele yaitu (untuk yang memiliki siklus menstruasi 28 hari) :
Hari Perkiraan Lahir (HPL) = Tanggal hari pertama haid terakhir + 7, bulan – 3, tahun + 1.
Jika bulan tidak bisa dikurangi 3 maka bulan ditambah 9 dan tidak ada penambahan tahun.
Untuk yang memiliki siklus menstruasi selain 28 hari maka rumus nya menjadi:
HPL = HPHT + 9bulan + (lama siklus haid – 21 hari)
Dari rumus tersebut dapat disimpulkan bahwa bahwa usia kehamilan normal sampai lahir adalah 280 hari sejak HPHT.
Atau jika tidak mau ribet, gunakan Kalkulator Kehamilan.
Menghitung Usia Kehamilan berdasarkan Gerakan Janin
Gerakan Janin yang digunakan untuk menghitung usia kehamilan yaitu gerakan janin yang dirasakan pertama kali oleh ibu hamil. Biasanya mulai dapat dirasakan ibu hamil pada usia kehamilan 19-21 minggu pada wanita nulipara (baru pertama hamil) dan pada usia kehamolan 17-19 minggu pada wanita multipara (hamil kedua dan seterusnya).
Pemeriksaan Klinis: Tinggi Rahim (fundus uteri)
Tinggi rahim atau fundus uteri ibu hamil dapat digunakan untuk memperkirakan usia kehamilan, namun sebaiknya hal ini dilakukan oleh tenaga profesional (dokter atau bidan) agar hasilnya akurat.
Menghitung usia kehamilan berdasarkan fundus uteri ini dilakukan dengan cara sebagai berikut :
Menggunakan Palpasi (perabaan) tinggi rahim.
Pemeriksa akan melakukan perabaan (palpasi) untuk mencari fundus uteri, untuk menghitung usia kehamilan tinggi fundus uteri yang didapat akan dibandingkan dengan patokan standar, yakni:
12 minggu >> 1/3 di atas simpisis
16 minggu >> simpisis-pusat
20 minggu >> 2/3 di atas simpisis
24 minggu >> Setinggi pusat
28 minggu >> 1/3 di atas pusat
34 minggu >> pusat-prosessus xifoideus
36 minggu >> Setinggi prosessus xifoideus
40 minggu >> 2 jari di bawah prosessus xifoideus
atau seperti terlihat pada gambar berikut:
usia kehamilan berdasarkan tinggi fundus uteri
Menggunakan Pita Ukur
Dilakukan setelah usia kehamilan 22-24 minggu.
Gunakan pita ukur (seperti pita ukur yang di pakai penjahit) Titik nol pita ukur diletakkan pada tepi atas simfisis pubis kemudian pita ditarik melewati garis tengah perut sampai puncak rahim.
Hasilnya dibaca dalam skala cm dan bandingkan hasilnya dengan patokan standar.
Menghitung Usia Kehamilan dengan USG
Ultrasonografi obstetri atau USG Kehamilan pertama kali digunakan pada awal tahun 1970 an, menyebabkan peningkatan yang nyata dalam evaluasi anatomi janin dan plasenta, serta pertumbuhan janin. Sekarang, USG adalah teknik yang paling akurat untuk memperkirakan atau menghitung usia kehamilan (Gestational Age).
Manfaat lain dari ultrasonografi obstetrik meliputi deteksi kehamilan kembar dan kelainan janin, serta identifikasi plasenta previa.
Untuk menghitung usia kehamilan dengan USG menggunakan 3 cara yaitu:
Mengukur diameter kantong kehamilan (GS= gestational sac ) pada ibu hamil muda kira-kira 6-12 minggu kehamilan.
Mengukur jarak kepala-bokong janin (GRI= grown rump length ) pada usia kehamilan 7-14 minggu dibandingkan dengan standar acuan.
Mengukur diameter kepala janin atau Diameter biparietal (BPD= Biparietal Diameter ) pada usia kehamilan diatas 12 minggu.
Itulah beberapa metode yang digunakan untuk menghitung usia kehamilan, untuk zaman yang sudah modern ini pemeriksaan USG lah yang paling akurat dan banyak digunakan.
Sumber: mediskus.com
Minggu, 01 Mei 2016
Cara menjaga kehamilan muda
Cara Menjaga Kehamilan Muda
Senangnya ketika berita bahagia itu datang, tapi ingat! ini barulah permulaan. Tugas kita selanjutnya adalah menjaga kehamilan itu supaya tetap sehat, baik kesehatan ibu mupun janinnya. Menjaga seperti pada setiap karunia yang diberikan Oleh-Nya.
Kehamilan akan berlangsung sekitar 40 minggu, dan dipecah menjadi trimester. Trimester pertama berarti 12 minggu pertama, 12 minggu berikutnya disebut timester kedua dan seterusnya. Kehamilan tirmester pertama adalah saat di mana tubuh wanita mulai menyesuaikan diri dengan kehidupan baru di dalamnya, dan masa ini adalah yang paling rentan terjadinya masalah pada kandungan misalnya keguguran (jangan sampai). Oleh karena itu kita fokuskan bahasan kita yaitu
Cara Menjaga Kehamilan Muda yang artinya kehamilan pada trimester pertama.
Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menjaga kehamilan Muda Anda:
Tetukan Dokter atau Bidan Anda. Sangat dianjurkan untuk segera memilih dokter kandungan atau bidan sebagai partner medis yang akan membantu memeriksa atau mengontrol kesehatan Anda selama kehamilan sampai persalinan tiba. Hal ini penting karena selama kehamilan diperlukan pemeriksaan rutin yang tidak hanya sekali. Silahkan baca:
Jadwal Pemeriksaan Kehamilan
Suplemen Ibu Hamil. Satu vitamin yang tidak boleh terlewatkan untuk menjaga kehamilan agar tetap sehat yaitu Asam Folat. Janin akan membutuhkan setidaknya 0,4 miligram (400 mikrogram) asam folat untuk membantu perkembangan otak dan mencegah cacat tabung saraf. Tanyakan kepada dokter apakah perlu vitamin atau suplemen tambahan lainnya.
Makan makanan Sehat . Pilihlah buah-buahan segar dan sayuran, protein tanpa lemak dan biji-bijian. Menjaga asupan dengan makanan bergizi akan memastikan bayi berkembang dengan baik karena terpenuhi semua kebutuhan nutrisinya. Lebih lanjut silahkan baca: Makanan sehat ibu hamil serta Buah yang baik untuk Ibu hamil
Hindari Pantangan. Untuk menjaga kehamilan Anda, dokter atau bidan akan memberi petunjuk makanan apa saja yang tidak boleh untuk ibu hamil sebagai pantangan. Sebagai contoh sushi, alkohol, daging mentah atau kurang matang dan keju yang belum diproses. Lebih lanjut bisa baca di sini: Pantangan Makanan Ibu hamil muda
Minum banyak air. The American Pregnancy Association merekomendasikan ibu hamil untuk minum lebih banyak. Hal ini bertujuan untuk menjaga cairan bergerak ke seluruh tubuh dan dapat mengurangi risiko kaki bengkak, sembelit dan kelelahan.
Olah Raga Teratur. Tetap aktif selama hamil akan membuat ibu hamil tetap berenergi dan bugar, yang akan membantu merasa lebih baik selama kehamilan dan meningkatkan peluang untuk persalinan yang aman dan sehat. Carilah komunitas atau latihan-latihan khusus ibu hamil. Bentuk olah raga populer termasuk aerobik, yoga dan berjalan.
Istirahat Cukup. Sempatkan untuk tidur siang walaupun sebentar dan mulai tidur malam lebih awal, jangan tidur larut malam atau begadang. Tidur yang cukup akan baik untuk kesehatan tubuh, pikiran, serta perkembangan janin.
Hindari Asap merokok. Paparan asap rokok atau merokok saat hamil dapat menyebabkan berat badan lahir rendah dan meningkatkan risiko masalah kesehatan bagi janin yang dikandung. Jadi untuk menjaga hamil muda agar selalu sehat, hindarilah asap rokok sekarang juga.
Cermati Setiap Gejala. Pada kehamilan muda (trimester pertama) sering muncul gejala-gejala yang meliputi morning sickness (mual-mual saat hamil ), kelelahan, gangguan pencernaan (sembelit), mulas, kembung dan perubahan suasana perasaan. Konsultasikan dengan dokter atau bidan mengenai setiap gejala yang muncul jangan asal minum obat untuk mengatasi gejala. Hal ini sangat penting untuk menjaga kehamilan muda Anda.
Disamping itu, Ibu hamil muda normalnya tidak mengalami menstruasi atau pendarahan, namun beberapa wanita mungkin mengalami bercak kecil (flek) atau spotting dan itu tidak masalah dan dapat diatasi dengan istirahat total (setelah dikonfirmasi oleh dokter). Tapi ingatlah! Segera hubungi dokter atau bidan jika Anda mengalami perdarahan banyak seperti menstruasi, atau banyak gumpalan darah.
Semoga kehamilan Anda selalu sehat, hingga tibalah waktu yang dinantikan.
Sumber: mediskus.com
Pantangan makanan ibu hamil muda
Pantangan Makanan Ibu Hamil Muda
Makan makanan yang bergizi dan seimbang sangat penting bagi siapapun dan kapanpun, akan tetapi akan lebih penting lagi bagi ibu hamil. Namun demikian banyak juga makanan yang tidak boleh dimakan, atau dengan kata lain pantangan ibu hamil , apalagi bagi ibu hamil muda yang merupakan masa kehamilan paling rentan.
Di masyarakat kita mungkin sudah banyak informasi mengenai pantangan ibu hamil muda ini, namun terkadang kita hanya mendengar dari mulut ke mulut yang sering kali tidak didukung oleh bukti dan alasannya. Oleh karena itu disini akan kami sajikan pantangan makanan bagi ibu hamil beserta alasannya.
Berikut daftar makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil muda, karena memiliki potensi berbahaya baik bagi ibu maupun janinnya :
Daging Mentah
Seafood, daging sapi, daging unggas, dan semua jenis daging yang mentah atau setengah matang harus dihindari karena risiko kontaminasi dengan bakteri coliform, toksoplasmosis, dan salmonella.
Ikan dengan Mercury
Ikan yang mengandung kadar merkuri yang tinggi harus dihindari. Karena Mercury dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan dan kerusakan otak janin. Ikan yang banyak mengandung mercury umumnya berukuran besar alias lama hidup di laut, Contohnya ikan hiu, ikan todak, king mackerel, dan tilefish. Beberapa jenis ikan yang digunakan dalam sushi juga harus dihindari karena kadar merkuri yang tinggi.
Ikan Asap
Ikan asap harus dihindari karena bisa saja terkontaminasi dengan Listeria karena tidak matang dengan sempurna. Listeria memiliki kemampuan untuk melewati plasenta dan bisa menginfeksi janin yang mengarah ke infeksi atau keracunan darah, yang mungkin mengancam nyawa. Ikan asap aman di makan jika dimasak (benar-benar matang) terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.
Telur mentah
Telur mentah atau setengah matang merupakan pantangan ibu hamil karena berpotensi terpapar bakteri salmonella penyebab penyakit tipes . Oleh karena itu hanya makanlah telur yang benar-benar termasak matang.
Susu yang Tidak dipasteurisasi
Susu yang tidak dipasteurisasi mungkin mengandung bakteri yang disebut listeria, yang dapat menyebabkan keguguran. Oleh karena itu pastikan bahwa susu yang Anda minum telah dipasteurisasi. Silahkan baca:
Tips Memilih Susu Ibu Hamil
Sayuran yang tidak dicuci
Sayuran memang aman untuk dimakan, bahkan dianjurkan bagi pemenuhan nutrisi ibu hamil. Namun, pastikan bahwa sayuran tersebut harus dicuci untuk menghindari potensi paparan toksoplasma. Karena toksoplasma dapat mencemari tanah tempat sayuran ditanam. Karena hal ini, sebagian ahli menjadikan sayuran mentah sebagai pantangan bagi ibu hamil. Oleh karena itu, lebih aman lagi konsumsilah sayuran yang telah dimasak.
Kafein
Meskipun banyak studi menunjukkan bahwa asupan kafein dalam jumlah sedang tidak masalah bagi kehamilan, namun ada studi lain yang menunjukkan bahwa asupan kafein mungkin berhubungan dengan keguguran. Hindari kafein selama hamil muda trimester pertama untuk mengurangi kemungkinan keguguran.
Sebagai aturan umum, kafein harus dibatasi kurang dari 200 mg per hari selama kehamilan. Perlu diketahui kafein memiliki sifat diuretik, yang berarti akan membuang cairan dari tubuh memalui frekuensi kencing yang meningkat. Hal ini dapat mengakibatkan hilangnya air dan kalsium. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sejumlah besar kafein yang dikonsumsi selama masa kehamilan berhubungan dengan keguguran, kelahiran prematur, dan berat badan lahir rendahi. Dengan demikian hal yang paling aman adalah menghindari kafein sama sekali dan menjadikannya masuk dalam daftar pantangan ibu hamil terutama hamil muda.
Alkohol
Alkohol dalam jumlah berapapun tidak aman selama kehamilan, dan karena itu alkohol harus dihindari oleh ibu hamil. Alkohol dapat mengganggu perkembangan janin. Tergantung pada jumlah, waktu, dan pola penggunaan, konsumsi alkohol selama kehamilan dapat menyebabkan Fetal Alcohol Syndrome atau gangguan perkembangan lainnya. Ibu hamil harus terus menghindari alkohol sampai selama masa menyusui.
Itulah makanan dan minuman pantangan bagi ibu hamil muda, jika ada jenis makanan lain yang belum tercantum silahkan berkomentar disertai dengan alasan ilmiahnya. Semoga bermanfaat :)
Sumber: mediskus.com
Tanda keguguran
Ibu Hamil Harus Tahu Tanda-tanda Keguguran Berikut Ini
Keguguran adalah suatu hal yang ditakuti oleh setiap ibu hamil yang mengharapkan kehadiran sang buah hati. Walaupun kita berharap agar kandungan selalu dalam keadaan sehat dan jangan sampai terjadi hal buruk seperti yang satu ini, namun kita harus waspada dengan mengenali tanda-tanda keguguran yang mengharuskan seorang ibu hamil pergi ke dokter.
Ya, ketika warning sign atau tanda – tanda keguguran mulai terjadi maka langkah terbaik adalah memeriksakan kehamilan ke dokter kandungan, karena bisa jadi kehamilan itu dapat dipertahankan dan keguguran dapat dicegah. Atau ketika kehamilan tidak dapat dipertahankan paling tidak jangan sampai membahayakan nyawa ibunya karena perdarahan yang hebat akibat proses keguguran yang tak berjalan lancar (rahim belum bersih).
Tingkat kewaspadaan harus tinggi ketika hamil muda karena lebih dari 80% keguguran terjadi dalam tiga bulan pertama kehamilan. Keguguran lebih jarang terjadi setelah usia kehamilan 20 minggu, jika terjadi maka disebut keguguran terlambat, karena yang dimaksud dengan keguguran atau abortus yaitu hilangnya kehamilan secara spontan sebelum kehamilan itu berusia 20 minggu.
Sebagian besar keguguran terjadi karena janin tidak berkembang secara normal. Namun, karena kelainan ini jarang terdeteksi, sering kali sulit untuk menentukan apa penyebab pastinya. Lebih lanjut silahkan baca Penyebab Kegugugran .
Nah, sebelum Anda pergi ke dokter untuk memastikan kehamilan Anda, maka ketahui, cermati dan catatlah ciri-ciri atau tanda-tanda keguguran berikut ini yang biasanya akan ditanyakan oleh dokter nantinya.
Ngeflek atau pendarahan dari jalan lahir
Tanda keguguran yang paling sering muncul adalah pendarahan dari jalan lahir mulai dari yang ringan (nge flek) hingga yang berat (pendarahan banyak) dan biasanya berlangsung secara progresif yakni makin lama makin deres. Namun harus diperhatikan, keluarnya bercak darah bukanlah tanda pasti keguguran. Karena banyak juga ibu hamil yang mengalami hal ini di awal kehamilannya (12 minggu pertama) dan itu ternyata normal.
Kram dan nyeri pada perut bagian bawah
Kram atau rasa sakit pada perut bagian bawah (daerah rahim) bisa jadi merupakan pertanda awal keguguran. Oleh karena itu periksalah ke dokter, terutama jika rasanya lebih sakit dari menstruasi dan disertai dengan pendarahan seperti di atas.
Keluarnya cairan dari jalan lahir
Cairan yang dimaksud dapat berupa gumpalan darah atau cairan yang tidak biasa. Jangan mengira cairan itu adalah urin. Cairan yang merupakan tanda keguguran kadang berbau dan menyebabkan iritasi/rasa gatal.
Keluarnya jaringan dari jalan lahir
Hal ini biasanya dibarengi dengan pendarahan dan/atau cairan seperti telah disebutkan di atas. Oleh karena itu jika ada sesuatu yang keluar dari jalan lahir dan terlihat seperti jaringan janin, berwarna keabuan atau mengandung gumpalan darah, maka jangan dibuang begitu saja, tapi simpanlah dalam wadah untuk diperlihatkan kepada dokter Anda nantinya.
Hilangnya gejala kehamilan
Tanda keguguran lainnya yang mungkin kurang diperhatikan yaitu hilangnya gejala kehamilan yang sebelumnya dirasakan, seperti rasa sakit dan nyeri payudara. Hal ini terkait karena tingkat hormon yang menjadi turun atau rendah. Oleh karena itu Jika ibu mengalaminya apalagi bersamaan dengan gejala keguguran lainnya seperti telah disebutkan di atas, maka bisa jadi itu merupakan pertanda keguguran.
Apa yang dilakukan dokter untuk memastikan keguguran atau tidak?
Dokter akan melakukan pemeriksaan panggul dan tes ultrasound (USG) untuk memastikan terjadi keguguran atau tidak. Jika telah terjadi keguguran dan rahim sudah bersih (kosong), maka tidak ada perawatan lebih lanjut yang diperlukan. Namun, apabila terjadi keguguran sedangkan rahim tidak sepenuhnya kosong (masih ada sisa jaringan), maka perlu dilakukan tindakan dilatasi dan kuretase (Kiret/kuret).
Jika ternyata tidak terjadi keguguran, tapi ibu hamil masih mengalami gejala keguguran, maka resepnya adalah istirahat (bed rest ) untuk beberapa hari, dan mungkin akan dirawat di rumah sakit semalam untuk observasi. Jika perlu akan dilakukan pemeriksaan kadar hormon kehamilan (hCG) memantau kemajuan.
Waspadai Tanda-tanda Gawat Garurat Berikut !!
Contoh kehamilan di luar kandungan (panah biru = rahim. Panah merah = janin )
Pada beberapa kasus, keguguran dapat terjadi pada kehamilan di luar rahim atau terkenal dengan istilah kehamilan ektopik terganggu (KET). Kehamilan ektopik yang terganggu berpotensi serius karena ada risiko mengalami pendarahan internal (dalam).
Gejala keguguran kehamilan ektopik meliputi:
Sakit perut luar biasa dan hebat (akut abdomen)
Pendarahan dari jalan lahir atau spotting, biasanya setelah rasa sakit dimulai.
Nyeri di ujung bahu
Merasa sangat samar (kunang-kunang) dan pusing, bahkan mungkin pingsan
Gejala keguguran kehamilan ektopik (KET) biasanya muncul antara minggu ke 5 dan 14 kehamilan. Jika Anda mengalami salah satu gejala ini, maka segeralah ke UGD RS. Sumber mediskus.com
Ibu hamil minum kopi
Bolehkah Ibu Hamil Minum Kopi?
Minuman kopi begitu menggoda bagi siapa saja yang pernah merasakan manfaatnya. Ya, ini merupakan salah satu minuman yang dapat mengembalikan semangat dan dapat menghilangkan rasa kantuk. Rasanya tidak masalah jika minum setiap hari, namun ketika Anda sedang hamil bolehkah minum kopi?
Seperti telah kita ketahui bahwa kopi merupakan salah satu minuman sumber kafein, dan efek kafien inilah yang akan kita pelajari sehingga kita dapat menyimpulkan bolehkah ibu hamil minum kopi.
Sebagai pedoman,
Ibu hamil harus membatasi jumlah kafein yang dikonsumsi sehingga tidak boleh lebih dari 200mg per hari atau setara dengan dua cangkir kopi instan.
Kenapa kafein dibatasi, apa efek kafein pada ibu hamil?
Untuk menjawab pertanyaan ini berikut beberapa penjelasan dari berbagai penelitian:
Penelitian pada tahun 2008 menemukan bahwa wanita hamil yang mengonsumsi kafein 200 mg atau lebih perhari memiliki dua kali lipat risiko keguguran dibanding mereka yang mengambil kafein di bawah 200mg per hari.
Sebuah studi di Denmark menemukan bahwa risiko bayi lahir mati lebih dari dua kali lipat pada wanita yang minum delapan gelas kopi atau lebih setiap hari dibandingkan dengan wanita yang tidak minum kopi.
Penelitian lain telah menunjukkan bahwa bayi yang baru lahir yang ibunya mengonsumsi lebih dari 500 mg kafein sehari memiliki denyut jantung lebih cepat dan tingkat pernapasan yang lebih cepat dan berat badan lahir rendah.
Jadi, tingginya kadar kafein selama kehamilan dapat mengakibatkan bayi memiliki berat badan lahir rendah, yang dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan di kemudian hari. Terlalu banyak kafein juga dapat menyebabkan keguguran.
Melalui keterangan di atas kita dapat menyimpulkan bahwa tidak mengapa jika ibu hamil minum kopi, tapi tidak boleh lebih dari 200 mg kafein perhari atau setara dengan 2 cangkir kopi instan per hari.
Satu hal yang pasti: Ibu hamil akan lebih baik dan aman jika tidak mengkonsumsi kopi sebagai rutinitas. Karena selain mempengaruhi janin, kafein dalam kopi juga menimbulkan dapat membuat Anda merasa gelisah dan menyebabkan insomnia. Kafein juga dapat berkontribusi untuk nyeri ulu hati dengan merangsang sekresi asam lambung, tidak baik bagi penderita sakit maag.
Efek kafein akan lebih terasa seiring dengan berlanjutnya usia kehamilant. Itu karena kemampuan tubuh untuk memecah kafein melambat, sehingga kadar kafein akan semakin tinggi dalam aliran darah. Selama
trimester kedua , dibutuhkan hampir dua kali lebih lama untuk membersihkan kafein dari tubuh dibanding ketika wanita sedang tidak hamil. Selama trimester ketiga , dibutuhkan hampir tiga kali lebih lama.
Hal ini dapat mempengaruhi jumlah kafein yang melintasi plasenta dan mencapai bayi, yang tidak bisa memproses secara efisien. (Hal ini berlaku untuk bayi yang baru lahir juga, itulah sebabnya ibu menyusui juga harus membatasi minum kopi, terutama untuk beberapa bulan pertama.)
Selain itu kopi dan teh mengandung senyawa yang disebut fenol yang membuat lebih sulit bagi tubuh untuk menyerap zat besi. Hal ini sangat penting karena banyak wanita hamil yang memang pada umumnya sangat memerlukan zat besi. Jika ibu hamil tetap ingin minum kopi atau teh, maka minumlah di antara waktu makan (jangan tepat setelah makan) sehingga akan memiliki lebih sedikit efek pada penyerapan zat besi.
Selain kopi, makanan dan minuman apa saja yang mengandung kafein?
Mungkin banyak yang berfikir, jika ibu hamil tidak boleh minum kopi, maka minum teh saja sebagai penggantinya. Hal ini tidak benar karena teh juga mengandung kafien.
Lebih lengkap, berikut ini makanan-makanan serta minuman yang mengadung kafien beserta kadarnya sehingga harus dibatasi oleh ibu hamil:
Satu cangkir kopi instan: 100mg
Satu cangkir kopi filter atau tubruk : 140mg
Satu cangkir teh: 75mg
Satu kaleng cola: 40mg
Satu kaleng minuman energi: hingga 80mg
Sebatang coklat polos (50g): hingga 50mg
Sebatang coklat susu (50g): hingga 25mg
Jadi, dalam satu hari, Anda akan hampir mencapai batas 200mg kafein jika mengonsumsi:
Sebatang coklat polos dan satu cangkir kopi filter
Dua cangkir teh dan satu kaleng cola
Satu cangkir kopi instan dan satu kaleng minuman energi
Cermati pula beberapa produk olahan yang terbuat dari bahan-bahan di atas yang juga harus dibatasi asupannya selama hamil.
Saya rasa melalui keterangan di atas, sudah cukup jelas untuk menjawab pertanyaan seputar ibu hamil minum kopi , semoga bermanfaat :)
Sabtu, 26 Juli 2014
8share.com
Progress completion guide
What your friend's progress means? Your friends need to complete a few steps before you get rewarded Rp1,500 for inviting them. Here is the guide to their progress.This is when you'll get your Rp1,500 reward!